Tanoto Foundation Dukung Penelitian Kanker Limfoma di Asia

tanoto-foundation1

Kanker merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Menurut World Health Organization, kanker merupakan jenis penyakit pembunuh tertinggi ketiga di dunia. Salah satu jenis kanker yang sangat berbahaya adalah kanker limfoma. Jenis penyakit yang menyerang kelenjar getah bening ini juga sering muncul di kawasan Asia, termasuk Indonesia.

Di Indonesia, kanker limfoma malah menjadi kanker pembunuh anak paling tinggi di negeri kita sehingga sangat berbahaya.

Fakta memprihatinkan ini membuat Tanoto Foundation yang didirikan oleh pengusaha sukses Indonesia, Sukanto Tanoto, tidak ragu untuk mendukung penelitan tentang kanker limfoma. Salah satunya yang dilaksanakan oleh SingHealth Duke National University of Singapore (NUS) Academic Medical Center. Yayasan yang didukung oleh keluarga Sukanto Tanoto ini mengucurkan bantuan sebesar 2,5 dolar Singapura untuk menjalankan penelitian tersebut.

Lewat Kegiatan Tanoto Foundation di bawah “payung” program Tanoto Foundation Professorship mendukung penuh sejumlah penelitian yang penting bagi peningkatan kualitas hidup manusia didukung penuh.

Tanoto Foundation menyadari arti penting riset yang dilakukan oleh Associate Professor Lim tentang kanker limfoma. Secara khusus, ia meneliti tentang basis genetik kanker limfoma di Asia. Tujuannya adalah memperoleh pemahaman lebih baik tentang penyakit ini, sehingga mengurangi risikonya khususnya di kawasan Asia seperti Indonesia.

“Saya berharap penelitian ini bermanfaat bagi pasien dan keluarga  yang  hidup  dengan limfoma.  Penelitian  yang  berfokus  pada  limfoma  di  Asia  ini merupakan bidang  yang  patut  mendapatkan  perhatian  yang  lebih  besar  dan  Tanoto  Foundation  bangga bisa mendukung upaya ini,” ujar Sukanto Tanoto.

Dukungan yang diberikan kepada Associate Professor Lim ini hanya satu dari sekian banyak program serupa yang dilakukan oleh Tanoto Foundation. Yayasan sosial yang dimotori oleh keluarga Sukanto Tanoto ini juga telah mengeluarkan dana hingga 11 juta dolar Amerika Serikat untuk mendukung riset penyakit diabetes serta permasalahan kardiovaskular di Asia.

Kegiatan Tanoto Foundation seperti ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup. Sebagai pendiri Tanoto Foundation, Sukanto Tanoto meyakini bahwa hal tersebut merupakan salah satu solusi untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Ia percaya tanpa hidup yang layak, seseorang akan terus terbelenggu dalam lingkaran kemiskinan terus-menerus.

Tanoto Foundation Professorship merupakan bagian dari upaya Tanoto Foundation untuk meningkatkan kualitas hidup. Tanoto Foundation secara konsisten terus mendukung para pakar dalam menghadirkan inovasi bagi kemajuan taraf hidup manusia.

Selain segi kualitas hidup, ada dua bidang lain yang menjadi fokus utama Tanoto Foundation, yakni pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Seperti hidup yang apik, akses pendidikan yang mudah serta kemampuan manusia untuk mandiri dipercaya oleh Sukanto Tanoto sebagai solusi jitu dalam menghapus kemiskinan dari Indonesia.

Advertisement

No comments.

Leave a Reply