Cara Pencegahan dan Pengobatan Kanker Serviks

Cara Pencegahan dan Pengobatan Kanker Serviks

Pengobatan Kanker Serviks

X-PENYAKIT – Angka kejadian kanker serviks berpotensi besar untuk dapat dikurangi karena dari semua jenis kanker hanya jenis kanker inilah yang sudah diketahui penyebabnya. Oleh karena itu, pencegahan terhadap kanker jenis ini tentu dapat dilakukan dengan signifikan dibandingkan dengan kanker jenis lainnya. Untuk mencegah terjadinya perkembangan virus ini, proses vaksinasi bisa dilakukan pada wanita sejak menginjak usia 9 tahun. Jika telah melakukan hubungan seksual, para wanita dianjurkan untuk melakukan Papsmear secara berkala untuk memastikan keberadaan kanker serviks.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan kaum hawa untuk mengurangi resiko terkena kanker serviks. Pertama jalani pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang cukup nutrisi dan bergizi, yaitu sayuran dengan kandungan beta karoten cukup tinggi serta konsumsi vitamin C dan E. Pola makan makanan sehat dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit. Seperti diketahui penyebab kanker serviks adalah infeksi virus, virus tidak akan mudah menyerang tubuh yang memiliki imunitas yang baik.

Kedua selalu menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh termasuk alat reproduksi, kemudian menjaga jarak kelahiran. Selain itu, jauhilah rokok dan alkohol dan yang paling utama jangan bergonta-ganti pasangan seksual apalagi diluar status pernikahan.

Pria Juga Bisa Kena Virus HPV

HPV memang diketahui menjadi salah satu penyebab kanker serviks, hal yang perlu diketahui bahwa virus tersebut bukan hanya menyebabkan kanker serviks tetapi bisa menyebabkan penyakit lain. Selain itu HPV juga tak hanya menyerang wanita, namun akibat yang terjadi dari serangan HPV pada pria tidak seganas wanita. Pada pria HPV bisa menyebabkan kutil dan kanker pada alat kelaminnya. Pria yang terkena HPV dapat menularkan virus tersebut pada pasangannya, akibatnya pasangannya juga beresiko terkena kanker serviks

Pengobatan Kanker Serviks Secara Medis

Jika positif terdeteksi mengidap kanker serviks, maka ada beberapa cara atau metode pengobatan yang dapat dilakukan. Apabila terdeteksi kanker serviks stadium awal, maka pengobatannya dapat dilakukan dengan metode pembedahan, baik pembedahan listrik, laser ataupun dengan cara pembekuan dan membuang jaringan kanker serviks.

Untuk kasus kanker serviks stadium lanjut akan dilakukan pengobatan dengan cara kemoterapi maupun radioterapi. Dan apabila sudah terdeteksi cukup parah tiada lain kecuali dengan mengangkat rahim secara menyeluruh agar sel-sel kanker tidak berkembang.

Semua cara tersebut tentunya tidak mudah butuh waktu panjang dan biaya yang cukup mahal. Selain itu prosesnya pun sangat mempengaruhi kualitas hidup si penderita.

Sarang Semut Sebagai Obat Kanker

Sarang semut papua adalah tumbuhan epifit yang menempel pada pohon-pohon besar dan hanya dapat ditemui di pedalaman hutan. Namanya yang unik karena tumbuhan yang berongga-rongga ini sering digunakan sebagai tempat tinggal oleh kawanan semut sehingga terjadilah reaksi kimia alami antara senyawa yang dikeluarkan oleh semut dengan senyawa-nyawa lainnya yang terkandung didalam sarang semut itu sendiri. Banyak yang percaya interaksi unik inilah yang menjadikan khasiat sarang semut sebagai obat herbal begitu hebat.

Sehubungan dengan kanker sampai saat ini baru diketahui flavonoid, olivenol atau asam fenolat dan tokoferol sebagai senyawa-nyawa yang terkandung dalam sarang semut yang diduga bermanfaat dalam penyembuhan kanker. Karena kandungan tokoferol yang tinggi dalam sarang semut inilah yang menjadikan sarang semut relatif cepat bila dibandingkan dengan herbal-herbal lainnya dalam menumpas kanker, tumor dan berbagai benjolan abnormal. Selain itu, daun sambiloto bisa digunakan untuk mengobati kanker serviks

Cegah HPV Dengan Vaksinasi

Untuk mencegah penyebaran luasan virus HPV, pencegahan tahap awal sangat penting untuk dilakukan. Diantaranya edukasi mengenai pentingnya setia kepada pasangan yang resmi dan penggunaan alat kontrasepsi. Akan tetapi program vaksinasi menjadikan pencegahan virus HPV makin efektif. Vaksinasi direkomendasikan terhadap pria maupun wanita dilakukan sebelum memasuki usia aktif secara seksual, di usia 9 sampai 10 hingga remaja. Bagi pria dan wanita yang telah memasuki masa aktif seksual yang ingin melakukan vaksinasi sebaiknya melakukan pemeriksaan, apakah dalam tubuhnya tersimpan virus atau tidak. Apabila hasilnya negatif maka pemberian vaksin akan sangat bermanfaat.

Vaksinasi merupakan cara pencegahan yang sangat praktis karena cukup dengan suntikan tidak memerlukan perlengkapan yang rumit dan mempunyai efektifitas yang tinggi. Untuk melakukan Vaksinasi sebaiknya secepat mungkin tanpa menunggu adanya gejala penyakit. Vaksinasi HPV bisa diberikan pada usia 10 hingga 55 tahun dan idealnya sebelum seorang aktif secara seksual. Vaksin HPV diberikan sebanyak tiga kali dengan jarak waktu 6 bulan dan 1 tahun.

Baca Juga:

  • Ciri-Ciri Penyebab Gejala Kanker Serviks
  • Penyebab Gejala Penyakit Anemia Beserta Ciri-Cirinya
  • Pertolongan dan Pengobatan Penyakit Epilepsi (Sawan)
  • Penyebab Penyakit Epilepsi atau Ayan 
  • Mengenali Penyakit Epilepsi Disekitar Kita 
  • Mengatasi dan Mencegah Diabetes Dengan Pengobatan Herbal 
  • Ciri Gejala Umum Penyakit Diabetes 
  • Bagaimana Cara Merawat Penderita Tipes 
  • Mengobati dan Mencegah Penyakit Tipes 
  • Mewaspadai Penyebab Gejala Penyakit Tipes (Typus)

Advertisement

No comments.

Leave a Reply